Rabu, 07 Desember 2011

Bongkar - Pasang PC

   Sebelum merakit sebuah PC pastikan peralatan yang di butuhkan sudah tersedia. Peralatan yang di butuhkan, yaitu:


  1. Obeng
  2. Tang
  3. AVO meter (jika ada)
  4. Solder
  5. Timah Solder
  6. Isolasi
  7. Tali pengikat kabel
  8. Buku Catatan
       Solder maupun AVO meter jarang dipakai apabila mempergunakan komponen yang masih baik. Pengukuran arus & tegangan listrik hanya dilakukan apabila komponen yang di pergunakan adalah komponen bekas yang saya tidak ketahui apakah masih baik / tidak. Saya tidak menggunakan AVO meter pada motherboard, apabila motherboard masih dalam keadaan baik, karena saya tidak tau titik-titik mana yang merupakan titik ukur. Kecerobohan dalam hal ini dapat menimbulkan akibat yang fatal. Apabila saya mempergunakan komponen baru, saya tidak perlu melakukan pengukuran arus & tegangan dengan AVO meter. AVO meter mungkin perlu dipergunakan hanya untuk mengetahui tegangan listrik di jala-jala listrik rumah saya saja. Saya melihat di bagian power supply computer (terdapat didalam casing / kotak computer) apakah sudah diatur pada skala tegangan yang sesuai dengan tegangan listrik di tempat saya / belum. Bila type power supply-nya tergolong type otomatik, saya tidak perlu khawatir. Apabila power supply-nya tergolong semi otomatik, kemungkinan saya harus memindahkan posisi saklar pengatur tegangan ke posisi tegangan yang sesuai dengan tegangan listrik di tempat saya.

   
       Selanjutnya, untuk merakit Komputer Personal saya dapat mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:
  1. Ambil Motherboard & letakkan di tempat yang aman. Persiapkan peralatan & buku manual dari masing komponen PC. Baut motherboard dengan papan casing, sehingga akan lebih kuat & aman.
  2. Pasanglah processor pada tempatnya (soket-nya). Perhatikan tanda pada processor harus ditempatkan sesuai dengan tanda yang ada pada soket tersebut (tidak boleh terbalik). Kuncilah tangkai pengunci yang biasanya terdapat disisi soket processor. Perhatikan kode titik atau sisi processor dengan bentuk miring merupakan petunjuk agar bagian processor itu dipasang pada bagian slot yang memiliki tanda sama. Bacalah dengan baik manual processor dari pabriknya. Apabila saya kurang hati-hati atau terbalik memasang processor ini bisa berakibat fatal. Bila ragu sebaiknya pada saat membeli motherboard bisa tanyakan kepada penjualnya. Kemudian memasang kipas pendingin diatasnya. Pada produk processor terakhir sudah dilengkapi dengan kipas pendingin. 
  3. Pasanglah memori RAM pada tempatnya dengan baik, perhatikan sudut memori yang biasanya berlekuk harus ditempatkan pada tempatnya secara hati-hati. Apabila saya terbalik memasangnya, maka memori akan sulit dimasukkan. Pada jenis memori SDRAM, dudukan memori di motherboard memiliki pengunci yang akan bergerak mengunci bersamaan dengan masuknya memori kedalamnya.
  4. Masukan motherboard ke dalam cashing (Kotak Komputer), kaitkan pengait plastik yang biasa disediakan oleh pabrik cashing, kedalam lubang yang terdapat pada motherboard. Pada sudut yang memungkinkan saya tempatkan baut, bautlah motherboard tersebut pada cashing untuk menghindarkan terjadinya pergeseran motherboard pada waktu saya memindah-mindahkan CPU nantinya. Sebaiknya hati-hati memasang motherboard pada cashing karena bentuknya tipis kecil & memiliki rangkaian elektronik yang rumit.
  5. Pasanglah kabel khusus catu daya motherboard yang ada pada power supply (Biasanya dituliskan P8 & P9), Kabel berwarna berwarna hitam dari kedua konektornya harus dipasang berdampingan. Apabila saya mempergunakan jenis motherboard jenis ATX, pasanglah kabel power khusus tersebut pada slot power khusus ATX yang terdapat pada motherboard tersebut.
  6. Pasanglah harddisk, floppy drive pada tempat yang telah tersedia dalam cashing CPU, kencangkan dudukannya dengan baut secara hati-hati. Bila ada CD ROM drive, pasangkan pula alat ini secara hati-hati & dikencangkan dengan baut. Perlu diperhatikan untuk CD-ROM & harddisk jumper terpasang dengan benar, karena akan mengidentifikasikan sebagai master atau slave, karena jika salah harddisk atau CD-ROM tidak akan terdeteksi.
  7. Sambungkan kabel dari power supply ke slot power yang terdapat di harddisk floppy drive & CD ROM drive. Perhatikan sudut konektor plastiknya pada kabel tersebut biasanya sudah dirancang pas sesuai dengan dudukan yang terdapat harddisk, floppy drive atau CD ROM drive. Bila saya memasang konektor ini terbalik, maka pada saat saya memasukkan konektor tersebut akan terasa sedikit sulit. Segeralah cabut konektornya & masukkan kembali pada posisi yang tepat. 
  8. Sambungkan kabel pita (kabel data) pada dudukan harddisk, floppy drive & CD ROM drive. Kabel ini berfungsi untuk menghubungkan peralatan tersebut ke motherboard. Perhatikan sisi kabel berwarna merah harus ditempatkan pada kaki nomor satu (lihat keterangan yang bertuliskan pada harddisk atau floppy drive ataupun CD ROM drive). Bila terbalik memasangnya computer tidak akan bekerja baik & dapat merusakan peralatan-peralatan tersebut. Kabel yang terpasang ke floppy drive lebih sempit bila dibandingkan kabel penghubung harddisk ataupun CD ROM drive. Kabel penghubung harddisk dan CD ROM drive sama ukurannya. Untuk kabel pita strip merah pada pinggir kabel menandakan no:1. 
  9. Sambungkan kabel dari floppy drive ke slot untuk floppy drive, demikian pula sambungkan kabel dari harddisk ke slot IDE nomor 1, dan kabel dari CD ROM ke slot IDE nomor 2. Perhatikan juga agar sisi kabel berwarna merah harus menempati kaki nomor 1 pada setiap slot. Saya bisa melihat keterangan yang tertulis di motherboard ataupun di manual motherboard. 
  10. Pasanglah VGA card pada slotnya, bila saya memiliki card dari jenis ISA, saya harus menempatkan card tersebut pada ISA slot bus di motherboard. Bila saya memiliki card VGA jenis PCI, saya harus pasangkan card tersebut pada slot bus PCI di motherboard. Tetapi jika VGA berupa VGA onboard, tinggal mengatur dalam BIOS.
  11. Pasang expansion card tambahan pada PCI maupun ISA. Expansion card dapat berupa LAN card, Sound card, TV tunner card, video capture, dll. Setelah itu kencangkan dengan baut dengan dudukan cashing PC.
  12. Hubungkan konektor kabel penghubung tombol “RESET”ke pin “RESET” yang terdapat pada motherboard. Hubungkan pula konektor kabel penghubung speaker ke pin bertuliskan speaker yang ada pada motherboard. Sering ditulis dengan kode LS. Beberapa cashing telah dilengkapkan pula kabel lampu indicator berikut kabel penghubungnya lengkap dengan konektornya agar perakit computer tinggal mengubungkan saja ke motherboard.
  13. Pasanglah kabel data dari monitor ke slot yang terdapat di card VGA, perhatikan konektornya memiliki 3 deretan kaki yang tersusun rapi, dengan konektor berbentuk TRAPESIUM.
  14. Pasangkan konektor keyboard ke slot keyboard yang terdapat di motherboard. Dan perangkat lain.
  15. Pasangkan kabel listrik (POWER) dari layar monitor ke slot power yang terdapat di bagian belakang power supply yang telah terpasang pada cashing CPU. Bila konektornya tidak cocok, saya dapat memasang kabel listrik tersebut ke jala-jala listrik rumah saya. Saya akan membutuhkan T konektor untuk membagi listrik ke monitor & CPU yang saya rakit. Pasangkan kabel listrik untuk CPU ke slot yang terdapat pada power supply di bagian belakang cashing CPU.

      Sekarang saya telah berhasil merakit sebuah PERSONAL KOMPUTER, tetapi saya belum bisa mempergunakan computer tersebut. Saya masih harus mengatur program BIOS & memasang (menginstal) program system operasi & program aplikasi ke dalam harddisknya. Sebelum saya mengatur program BIOS, saya cek kembali semua langkah yang telah saya lakukan tadi.

 NAMA KELOMPOK :
  1. Ayu Dyah
  2. Dyan Rosdiana (Saya)
  3. Eka Chandra Wulandari
  4. Fitriyani
  5. Indriyani
  6. Isna Septina Wiranti
KELAS : X.TKJ.3








Ditulis Oleh : Dyan Rosdiana // 12/07/2011 10:58:00 PM
Kategori:

2 Komentar:

WARNING!!!
- Diharapkan memberi nama saat berkomentar!
- Pergunakan bahasa yang sopan untuk berkomentar.
- Jika ada yang berkomentar tidak sopan, maka admin berhak menghapus komentar tersebut.
- Jika kalian mau copas dari sini, sertakan nama blog ini sebagai sumbernya.
- Jika ada link mati, mohon diberitahukan melalui komentar.
- Author juga tinggal di dunia nyata dan tidak akan selalu online, jika komentar kalian tidak dibalas mohon dimaklumi ^^

 

Statistik

Statistik

Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net SEO Stats powered by MyPagerank.Net

Berlangganan Melalui

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner