Selasa, 27 Agustus 2013

Tips Merawat Kelinci Dengan Baik

    Hallo sobat blogger! Apakah anda adalah seorang pecinta hewan atau mungkin anda ingin merawat hewan menggemaskan yang satu ini? Kalau iya, anda sangatlah beruntung. Karena di sini saya akan berbagi pengalaman mengenai cara merawat kelinci. Walaupun saya memang bukan peternak kelinci, namun saya telah merawat kelinci bernama mocchie ini selama satu tahun lebih. Mau tau caranya? Simak baik-baik!!! :)

Di atas adalah foto Mocchie yang sedang berpose
(Diambil pada lebaran 2012)

    Sebelum memulai pada topik pembahasan, sebaiknya kita mengetahui apa itu kelinci? Menurut wikipedia, kelinci adalah hewan mamalia dari famili Leporidae, yang dapat ditemukan diberbagai belahan bumi. Dulunya, hewan ini adalah hewan liar yang hidup di Afrika hingga ke daratan Eropa. Pada perkembangannya, pada tahu 1912 kelinci di klasifikasikan dalam ordo Lagomorpha.

   Nah, pengertian kelinci sudah. Sekarang adalah saatnya yang ditunggu-tunggu, yaitu membaca tips merawat kelinci dengan baik. Walaupun memang saya tidak terhitung mahir dalam merawat kelinci, tapi izinkan saya untuk berbagi pengalaman. Jadi, mari kita baca baik-baik! :)

1. Pilihlah kelinci yang sehat.

Point pertama untuk merawat kelinci adalah memilih kelinci yang sehat. Cara mencari kelinci yang sehat sangatlah mudah. Karena bisa terlihat dari gerak-gerik kelinci yang lincah dan mata bersinar.

2. Memberikan nama untuk kelinci anda.

Well, mungkin point yang kedua ini tidak terlalu penting. Tapi ada baiknya jika anda memberikan nama untuk kelinci anda. Berilah nama apapun yang menurut anda cocok untuk kelinci anda. Nama kelinci saya adalah Mocchie (Siapa yang nanya?). Mungkin terdengar seperti nama makanan Bandung. Hehe :D

3. Memberikan kandang kelinci.

Saya yakin, anda semua pasti membutuhkan tempat tinggal. Benarkan? Nah, sama seperti anda, kelinci juga butuh tempat tinggal. Tempat tinggal kelinci bisa berupa sebuah kandang. Agar kelinci anda nyaman di rumah barunya, maka berikanlah kandang yang ukurannya lebih besar dari pada ukuran tubuh si kelinci. Anda bisa membeli kandang yang di desain untuk kelinci di petshop terdekat. Namun jika anda tidak ingin membelinya, anda juga bisa membuat kandang sendiri.

4. Jagalah kebersihan kandang.

Apakah anda akan merasa nyaman jika tinggal di tempat yang kotor? Saya rasa jawaban anda adalah tidak. Selain tidak nyaman, tempat tinggal yang kotor akan memudahkan penghuninya terjangkit suatu penyakit. Jadi mulai sekarang usahakan agar kandang kelinci anda tetap bersih ya! :)

5. Memberikan makanan.

Seluruh makhluk hidup pasti membutuhkan makanan untuk mendapatkan energi dan bertahan hidup. Jadi, kelinci anda juga dikasih makan ya! Makanan kelinci mudah di dapat.

Contoh makanan kelinci :

  • Sayuran seperti wortel, sawi, kangkung, dll. (Biasanya kelinci saya dikasih sayuran yang masih segar. Maklum, dia tidak mau makan jika diberikan sayuran layu).
  • Pelet kelinci. (Catatan : Kelinci saya tidak mau makan pelet! Mungkin karena sudah terbiasa dikasih sayuran segar dari kecil. Dan satu lagi, kelinci saya ini adalah kelinci yang bawel dan pemilih soal makanan).
  • Makanan ringan. (Oke, ini mungkin terdengar agak aneh. Tapi inilah kenyataannya. Kelinci saya suka makanan-makanan seperti biskuit, roti, bolu, dll). Oh iya, buat catatan aja. Jangan terlalu sering memberikan makanan ini ya! Takutnya engga cocok sama kondisi kelinci anda. Nanti malah jadi sakit lagi. -_-


6. Aturlah pola makan kelinci.

Nah, point ke-6 ini juga tidak kalah penting loh! Pola makan kelinci juga harus diperhatikan. Berikan makanan secara teratur kepada hewan mungil yang satu ini. Ingat ya, jangan pelit-pelit soal makanan sama kelinci anda! Karena kalau anda terlalu pelit sama kelinci anda, bisa-bisa jari anda yang menjadi santapannya.

7. Memberikan minuman.

Hayo! Point ke-7 ini juga sangat penting! Jangan percaya kalau ada penjual yang bilang kelinci tidak butuh minum! Kelinci juga makhluk hidup dan setiap makhluk hidup pastinya membutuhkan makan dan minum. Jadi jangan sampai tidak dikasih minum ya! Berikan saja kelinci anda air bersih. Supaya airnya tidak tumpah, saya sarankan untuk membeli botol minum khusus hewan di petshop terdekat.

8. Memandikan kelinci.

Ayo, ayo siapa yang mau kelincinya bersih dan wangi? Kalau mau kelincinya bersih dan wangi, dimandikan saja ya! Untuk memandikannya anda tidak perlu repot untuk membawa kelinci ke salon. Karena anda juga bisa memandikannya sendiri. Cukup gunakan saja air bersih dan shampo. Keramasi dan bilas sampai bersih (Air jangan sampai masuk ke dalam mata dan telinga). Setelah itu keringkan menggunakan handuk. Kemudian lepaskan kelinci anda untuk bermain diluar kandang (Lebih baik memandikannya saat ada matahari. Hal ini berguna agar tubuh kelinci cepat kering). Untuk catatan saja, jangan terlalu sering memandikan kelinci anda. Hal ini bisa menyebabkan bulu kelinci pada rontok.

9. Jagalah kebersihan kuku.

Sama halnya seperti anda, kelinci juga memiliki kuku. Kuku yang panjang dapat menyebabkan berbagai penyakit. Oleh sebab itu, anda perlu memotong kuku kelinci anda. Tapi ingat, jangan memotong kuku kelinci terlalu pendek! Hal ini bisa menimbulkan luka dan ketidaknyamanan.

10. Menggendong kelinci dengan benar.

Sewaktu itu saya pernah membaca disebuah blog (Saya lupa nama blognya). Disitu tertulis bahwa jangan terlalu sering menggendong kelinci yang masih muda, karena dapat membuat kelinci itu menjadi stress.

Hindari juga untuk menggendong kelinci dengan mengangkat kedua telinganya. Karena ini sangatlah menyakitkan bagi kelinci. Ini juga dapat merusak telinga kelinci anda. Jadi hindari ya! :)

11. Kelinci juga butuh bermain.

Perlu diingat baik-baik, bahwa aslinya kelinci adalah hewan liar yang hidup di alam bebas. Jadi sesekali anda perlu membiarkannya bermain di luar kandang. Tapi jangan sesekali mengajaknya bermain di dalam rumah ya! Karena barang-barang di rumah anda bisa habis digigiti oleh hewan menggemaskan ini. Perlu saya kasih contohnya?

Okay! Sewaktu kelinci saya masih menjadi penghuni baru di rumah saya, dia sering di ajak main di dalam rumah. Dan hasilnya sangatlah baik, kelinci saya benar-benar baik dan ramah. Dia lari kesana-kesini. Bolak-balik masuk ruang tamu terus ke dapur. Naik ke atas sofa terus ngompol di situ (Okay, bapak saya ngomel gara-gara ini). Dia gigitin kabel charger laptop saya (Untung tidak sampai putus -_-). Naik ke atas kasur (Hadeh :3). Dan masih banyak tingkah aneh yang dia tunjukan ke saya dan keluarga. Tapi setidaknya saya senang, hal ini berarti menunjukan bahwa kelinci saya itu kelinci sehat yang terlalu aktif. Hehe...


   Nah, itu dia tips merawat kelinci berdasarkan pengalaman penulis. Apakah ada yang mau ditanyakan? Mungkin saya bisa bantu. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi para pembaca.

See you later! ^_^


Ditulis Oleh : Dyan Rosdiana // 8/27/2013 11:02:00 PM
Kategori:

5 Komentar:

  1. wihh kereenn udah sethun nech,, aku hampir 2bulan ini..satu pasang *santiago-renata* ..haha namanya angkerr ;p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wih... Keren banget namanya Santiago, pasti kelincinya jantan ya? :D

      Hapus
  2. selamat beraktivitas. . .mari kita awali aktivitas hari ini dengan menyimak informasi yang aktual di halaman yang sangat luar biasa ini !!!

    BalasHapus
  3. Pas kelincinya lari di dalem rumah, masukkin ke kandangnya lagi gimana? Nangkepnya susah ga?

    BalasHapus
  4. Pas kelincinya lari di dalem rumah, masukkin ke kandangnya lagi gimana? Nangkepnya susah ga?

    BalasHapus

WARNING!!!
- Diharapkan memberi nama saat berkomentar!
- Pergunakan bahasa yang sopan untuk berkomentar.
- Jika ada yang berkomentar tidak sopan, maka admin berhak menghapus komentar tersebut.
- Jika kalian mau copas dari sini, sertakan nama blog ini sebagai sumbernya.
- Jika ada link mati, mohon diberitahukan melalui komentar.
- Author juga tinggal di dunia nyata dan tidak akan selalu online, jika komentar kalian tidak dibalas mohon dimaklumi ^^

 

Statistik

Statistik

Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net SEO Stats powered by MyPagerank.Net

Berlangganan Melalui

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner